Mindblown: a blog about philosophy.

  • Pernikahan yang penuh berkah

    Di tengah hiruk-pikuk kota Makkah, ketika masyarakat sibuk dengan perdagangan, kemuliaan nasab, dan persaingan antarsuku, Allah menyiapkan untuk Rasulullah ﷺ sebuah rumah tangga yang akan menjadi sumber ketenangan dan kekuatan. Rumah tangga itu dimulai dengan pernikahan beliau dengan seorang perempuan mulia, cerdas, dan terhormat: Khadijah binti Khuwailid رضي الله عنها. Pernikahan ini bukan sekadar penyatuan…

  • Lamaran Khadijah

    Di tengah kota Makkah yang ramai dengan perdagangan dan hiruk-pikuk pasar, nama Muhammad ﷺ semakin dikenal luas. Beliau bukan orang terkaya di Quraisy. Bukan pula pemuda yang paling berkuasa. Namun beliau memiliki sesuatu yang jauh lebih berharga: akhlak yang mulia. Kejujuran beliau dalam berdagang, kelembutan dalam berbicara, dan amanah dalam memegang titipan membuat seluruh Makkah…

  • Kejujuran dalam berdagang

    Di tengah hiruk-pikuk pasar Makkah, di antara suara tawar-menawar dan langkah para pedagang yang datang dari berbagai penjuru Jazirah Arab, Muhammad ﷺ tumbuh sebagai sosok yang berbeda. Makkah pada masa itu adalah kota dagang. Karena tanahnya tandus dan tidak memiliki pertanian yang luas, masyarakat Quraisy menggantungkan hidup pada perdagangan. Kafilah-kafilah berangkat ke Syam pada musim…

  • Peristiwa Bahira

    Pada masa mudanya, ketika usia Rasulullah ﷺ masih sekitar dua belas tahun, beliau ikut bersama pamannya, Abu Thalib, dalam perjalanan dagang menuju Syam. Bagi Quraisy, perjalanan ini adalah bagian dari kehidupan. Kafilah-kafilah besar membawa barang dagangan melintasi gurun, menuju pasar-pasar utara yang ramai. Pagi itu, unta-unta berjalan beriringan meninggalkan Makkah. Muhammad muda ikut di antara…

  • Perjalanan dagang ke Syam

    Setelah tumbuh dalam asuhan Abu Thalib dan menjalani masa muda yang sederhana sebagai penggembala kambing, Muhammad ﷺ mulai memasuki fase kehidupan yang baru. Beliau mulai ikut dalam perjalanan dagang ke Syam. Bagi masyarakat Quraisy, perdagangan adalah urat nadi kehidupan. Makkah bukan negeri pertanian. Tidak ada kebun-kebun luas. Tidak ada sungai yang mengalir. Karena itu, Quraisy…

  • Menggembala kambing

    Di masa remajanya, sebelum dikenal sebagai pedagang besar dan sebelum menerima wahyu, Muhammad ﷺ menjalani kehidupan yang sederhana. Beliau tidak tumbuh dalam kemewahan. Tidak pula menghabiskan masa mudanya dalam kesenangan sebagaimana sebagian pemuda Quraisy. Sebaliknya, beliau memilih bekerja sejak usia muda. Salah satu pekerjaan yang beliau jalani adalah menggembala kambing. Kehidupan yang sederhana Di sekitar…

  • Julukan Al-Amin

    Sebelum Muhammad ﷺ diangkat menjadi nabi, masyarakat Makkah telah lebih dahulu mengenal beliau sebagai sosok yang berbeda dari kebanyakan orang. Di tengah masyarakat yang masih tenggelam dalam tradisi jahiliyah—di mana dusta, tipu daya dagang, dan fanatisme suku sering terjadi—Muhammad muda tumbuh dengan akhlak yang begitu bersih. Beliau dikenal jujur dalam perkataan, lurus dalam sikap, dan…

  • Diasuh Abdul Muthalib dan Abu Thalib

    Setelah wafatnya ibunda tercinta, Aminah binti Wahb, Muhammad kecil kembali ke Makkah dalam keadaan hati yang penuh duka. Usianya baru sekitar enam tahun. Di usia ketika seorang anak masih membutuhkan pelukan ibu, beliau telah merasakan kehilangan yang sangat besar. Namun Allah tidak membiarkan beliau sendiri. Di Makkah telah menunggu seorang tokoh yang sangat mencintainya, yaitu…

  • Yatim sejak kecil

    Sejak awal kehidupannya, Rasulullah ﷺ telah ditempa oleh ujian yang tidak ringan. Beliau belum sempat melihat wajah ayahnya, Abdullah bin Abdul Muthalib, karena sang ayah telah wafat sebelum beliau lahir. Dengan demikian, sejak membuka mata ke dunia, Muhammad kecil sudah menyandang status sebagai anak yatim. Ini bukan sekadar catatan sejarah. Ini adalah bagian dari pendidikan…

  • Bersama Halimah As-Sa’diyah

    Setelah Nabi Muhammad ﷺ lahir, beliau tinggal bersama ibundanya, Aminah binti Wahb, di Makkah. Namun dalam tradisi masyarakat Arab saat itu, khususnya keluarga-keluarga terpandang Quraisy, bayi yang baru lahir biasanya diserahkan untuk diasuh oleh wanita dari perkampungan Badui di luar kota. Tradisi ini memiliki tujuan yang baik. Anak-anak dibesarkan di lingkungan padang pasir yang udaranya…

Got any book recommendations?